Selasa, 18 Desember 2018

5G Mau Masuk Ke Indonesia?

Blogger Banyumas

5G Mau Masuk Ke Indonesia?

Ngomongin mengenai teknologi memang nggak bakal pernah terdapat habisnya. Setiap ketika akan selalu hadir teknologi baru yang sukses ditemukan oleh manusia. Teknologi tidak bakal pernah berhenti berkembang tergolong teknologi jaringan. Sebentar lagi, Indonesia bakal bertegur sapa dengan teknologi jaringan 5G yang tentunya akan membawa fasilitas dalam hidupmu sehari-hari. Hanya dengan suatu perangkat, kamu dapat mengontrol sekian banyak  hal yang barangkali sebelumnya tidak dapat kamu jangkau.

Seperti yang dikutip dari techcrunch.com teknologi 5G merupakan campuran dari 2.5G, 3G dan 4G. Teknologi 5G ini akan menciptakan layanan internet semakin cepat meminimalisir jeda masa-masa dan akan menciptakan lebih tidak sedikit perangkat yang terhubung di semua dunia. Berdasarkan keterangan dari wacana, seharusnya standar teknologi 5G ini bakal diperkenalkan dan dipakai pada mula tahun 2020. Beberapa barangkali bertanya-tanya, keunggulannya 5G apa sih? Nah, teknologi 5G ini bakal menghubungkan tidak sedikit perangkat yang akan mempermudah segala sesuatu yang hendak kamu kerjakan tanpa adanya intervensi dari orang lain. Singkatnya, teknologi ini akan menciptakan segala sesuatu menjadi lebih mudah sebab semua yang anda perlukan terdapat di genggaman.

Tapi di antara permasalahannya ialah teknologi 5G, seperti dikutip dari gsmaintelligence.com, memerlukan sejumlah persyaratan laksana koneksi 1-10 gbps, delay sebesar 1 milidetik, 1000x bandwith per unit area, 10-100x jumlah perlengkapan yang terhubung, beterai dengan low power yang dapat bertahan sekitar 10 tahun, perangkan dengan tipe laksana mesin dan adanya pengurangan 90 persen untuk pemakaian energi jaringan. Walaupun persyaratan ini dikoleksi menurut perspektif yang berbeda, namun menyaksikan apa yang diperlukan sang 5G saja sudah buat gemetar.

Nah, pertanyaannya sekarang, andai teknologi ini benar-benar terwujud di tahun 2020, apakah Indonesia juga dapat menggunakannya? Jawabannya maybe yes, maybe no. Kita dapat optimis sebab Indonesia termasuk di antara negara yang pemakaian internetnya tinggi. Berdasarkan keterangan dari trenologi.com, jumlah pemakai internet di Indonesia menjangkau angka 88,1 juta jiwa di akhir tahun 2014 dan sejumlah 52 juta pemakai berdomisili di Pulau Jawa. Tentu saja ke depannya pemakai internet di Indonesia bakal semakin meningkat dan tidak sedikit orang bakal lebih melek terhadap teknologi.

Penerapan teknologi jaringan internet di Indonesia memang telah merasakan peningkatan. Jaringan wi-fi telah tidak sedikit dipasang di tempat-tempat umum laksana di kereta api, di bus dan di taman-taman kota. Walau operasionalnya belum semaksimal di luar negeri, tetapi perkembangan ini pun jadi peradaban dari Indonesia yang nggak boleh disepelekan lho!

Tapi terdapat kemungkinan pun bahwa Indonesia dapat tidak siap dengan 'invasi' teknologi 5G yang persyaratannya luar biasa. Jelas aja, menyaksikan persyaratannya itu buat kita geleng-geleng kepala. Apakah Indonesia sanggup meluangkan sarana tersebut semua? Kok sepertinya kini masih terbelakang jauh sekali. Sama seperti cerita cinta klise yang tidak jarang putus nyambung, koneksi internet di kantor atau di lokasi tinggal masih tidak jarang seperti tersebut kan? Menghubungi customer care sudah laksana minum obat, tiga kali sehari. Bayangkan guna loading video lima menit di YouTube saja mesti menantikan lama. Bagaimana inginkan berhadapan dengan 5G?

Tapi tetap tidak dapat dipungkiri bahwa pemakaian teknologi internet di masa mendatang akan semakin “menggila”. Meskipun begitu sebagai masyarakat Indonesia yang berakal, saya dan anda butuh membiasakan diri untuk memakai internet dengan cerdas. Sudah jadi pembicaraan yang hangat bahwa pemakaian internet dengan sosmed menciptakan anak muda kehilangan kehidupan mereka yang sesungguhnya. Perhatian anak muda-maksudnya kita- tersedot ke Path, Instagram, Facebook, Twitter, Snapchat dan pelbagai akun media sosial anda yang lain.

Coba bayangkan pemakaian internet yang seimbang, antara teknologi yang memadai, sarana dan prasarana yang mendukung, pemakai internet (baca: kita) yang cerdas dan tidak kehilangan jati diri. Di ketika itulah barangkali Indonesia dapat disebut siap bertemu dengan teknologi 5G. Semoga dalam lima tahun ini Indonesia mengindikasikan perkembangan yang berarti.

Teknologi memang membawa tidak sedikit keuntungan tetapi juga dapat membawa kerugian andai kita tidak menggunakannya dengan baik. Semoga adanya teknologi 5G ini bisa memberi kemajuan untuk Indonesia.

Blogger Banyumas
Disqus Codes
  • To write a bold letter please use or
  • To write a italic letter please use or
  • To write a underline letter please use
  • To write a strikethrought letter please use
  • To write HTML code, please use or
    or

    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Box

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

Berlangganan Artikel Gratis